• April 13, 2024
Plashoeve.com, Jakarta - Sejauh ini Arab Saudi dikenali daerah yang beriklim panas dan bergurun. Tidaklah aneh bila ada kemunculan daerah Arab Saudi yang subur dan hijau menarik perhatian masyarakat dunia, terutama di sosial media.

Tanah Arab Menghijau Disangkutkan Pertanda Kiamat, Rupanya Ini Pemicunya

Tanah Arab Menghijau Disangkutkan Pertanda Kiamat, Rupanya Ini Pemicunya

Plashoeve.com, Jakarta – Sejauh ini Arab Saudi dikenali daerah yang beriklim panas dan bergurun. Tidaklah aneh bila ada kemunculan daerah Arab Saudi yang subur dan hijau menarik perhatian masyarakat dunia, terutama di sosial media.

Beberapa lalu sempat memang trending video yang menunjukkan sesuatu daerah di Arab Saudi subur dengan tanaman. Media The New Arab sebelumnya pernah memberikan laporan jika tanah di Arab Saudi yang umumnya kering jadi hijau subur.

Peristiwa alam tidak biasa yang terjadi di tanah Arab ini lebih banyak yang menyangkutkan dengan salah satunya pertanda kiamat, seperti disebutkan dalam hadis nabi. Hadis yang mengulas ini diriwayatkan oleh beberapa imam, salah satunya Imam Muslim, Imam Ibnu Hibban, Imam Ahmad, dan Imam Al-Hakim.

لَا تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّى يَكْثُرَ الْمَالُ وَيَفِيْضُ، حَتَّى يَخْرُجَ الرَّجُلُ بِزَكَاةِ مَالِهِ فَلَا يَجِدُ أَحَدًا يَقْبَلُهَا مِنْهُ، وَحَتَّى تَعُوْدَ أَرْضُ الْعَرَبِ مُرُوْجًا وَأَنْهَارًا

Maknanya: “Kiamat tidak bisa terjadi sampai harta jadi banyak, sampai seorang keluar bawa zakat lantas tidak temukan orang yang resmi untuk menerimanya, dan sampai bumi Arab jadi lagi tanah lega penuh tumbuhan dan sungai-sungai mengucur.” (Muslim, Shahih Muslim, [Beirut: Dar Ihya’ut Turatsil ‘Arabi], juz II, halaman 701).

Menurut ulama pakar tafsiran Indonesia, KH Quraish Shihab, peristiwa Arab Saudi menghijau tidak selamanya disangkutkan pertanda kiamat. Dia menyebutkan beberapa daerah Arab Saudi benar ada yang subur dari dahulu.

“Sebetulnya Saudi itu tidak semuanya tandus. Wilayah Taif dari dahulu memang hijau. Jangan sampai dipandang jika ya itu pertanda kiamat,” kata Quraish Shihab di YouTube dalam program Shihab dan Shihab, dinukil lewat NU Online, Selasa (26/3/2024).

Lepas dari itu, peristiwa tanah Arab Saudi menghijau sebenarnya bisa diketahui pemicunya secara ilmiah. Instansi Pengendalian Musibah dan Peralihan Cuaca Nahdlatul Ulama (LPBINU) memberi keterangan ilmiahnya.

Pemicu Daerah Arab Subur

Menurut LPBINU, salah satunya pemicu banyak daerah di Arab Saudi khususnya sisi barat tertutup tanaman hijau karena kegiatan curahan hujan tinggi di Arab Saudi semenjak Desember 2022 dengan kecepatan yang masih sama dan nyaris terus-terusan, dalam periode waktu yang lama dibanding beberapa tahun sebelumnya.

“Maka sepanjang yang saya kenali, itu peristiwa yang lumrah. Ingat intensif hujan di Arab Saudi terakhir lumayan tinggi,” kata Pengurus LPBINU M Ali Yusuf awalnya 2023 lantas, ingat waktu itu informasi Arab Saudi menghijau menjadi pertanda kiamat sebelumnya sempat ramai, d ikutip dari NU Online.

Dijelaskannya, curahan hujan yang lebih tinggi diakhir 2022 dibandingkan beberapa tahun awalnya, disertai ketakstabilan atmosfer yang berulang-ulang, bersamaan dengan peluasan stres Laut Merah dan saluran arus udara lembab di susunan bangunan atmosfer membuat muka pegunungan dan daerah gurun yang awalannya panas jadi melembab.

Project Green Riyadh

Menghijaunya banyak wilayah Arab Saudi, khususnya di bukit-bukit, tidak lepas dari project penghijauan kota terintegrasi dan mendalam paling besar di dunia Green Riyadh yang sudah sah dikeluarkan di tujuh sekitar lingkungan Riyadh.

“Program itu mempunyai tujuan untuk merehabilitasi dengan lengkap dengan lakukan penghijauan di 120 lingkungan permukiman. Lingkungan yang mulai lakukan penghijauan ialah lingkungan Al-Aziziyah, Al-Naseem, Al-Jazeera, Al-Araija, Qurtuba, Al-Ghadir, dan Al-Nakhil,” kata Direktur Project Green Riyadh, Abdulaziz Al-Moqbel, d ikutip dari Saudi Gazette.

Al-Moqbel menerangkan, program Green Riyadh menarget penghijauan di beberapa tempat di Kota Riyadh, seperti taman, halaman mushola dan sekolah, jalan, dan jalan intern lingkungan.

Program ini mempunyai tujuan untuk menanam pohon di beberapa sarana untuk tingkatkan kualitas hidup di Riyadh, seperti pendirian taman bermain untuk beberapa anak, sarana olah raga, lajur jogging dan sepeda, beragam sarana yang pas untuk keluarga dan ada banyak yang lain.

“Implementasi penghijauan di jalan dan sekitar lingkungan akan berperan pada pembangunan trotoar dan lajur orang berjalan kaki, yang hendak menolong tingkatkan cara jalan pribadi,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *