• June 13, 2024

Ramai Penemuan BPK Dana Pensiunan Rp 567 M Belum Cair, BP Tapera Membuka Suara

Jakarta – Terakhir ramai berita penemuan Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan pencairan dana pensiunan peserta Tabungan Perumahan (Tapera) belum sempat dibayarkan pada 2021. Ini keterangan Tapera.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menjelaskan, sampai tahun 2024, BP Tapera telah kembalikan dana ke 956.799 orang PNS yang pensiun atau pewarisnya. Nilainya capai Rp 4,2 triliun.

“Sama sesuai UU No.4/2016, BP Tapera memiliki komitmen mengembalikan Tabungan Perumahan Masyarakat (dasar tabungan dan hasil pemupukannya) ke peserta paling lama tiga bulan sesudah usai kepesertaannya,” tutur Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho dalam penjelasannya, d ikutip Selasa (4/6/2024).

Heru menjelaskan, berkaitan penemuan BPK pada 2021 yang terdapat 124.960 pensiunan sebesar Rp 567,5 miliar belum sempat dibalikkan itu telah dilakukan tindakan sesuai referensi BPK.

“Semua hasil penemuan sudah dilakukan tindakan sama sesuai referensi BPK dan disampaikan ke BPK dan sudah dipastikan usai oleh BPK”, katanya.

Pengembalian Tabungan Perumahan Masyarakat ke peserta atau pewarisnya dilaksanakan lewat Bank Kustodian ke rekening peserta. Pada proses pengembalian, kata Heru, ada banyak kesusahan karena Peserta dan pemberi kerja belum lakukan pemutakhiran atau penyempurnaan data.

Untuk tingkatkan kualitas service, BP Tapera terus lakukan pembaruan mekanisme dan tata urus, diantaranya:
– NIK yang terpadu dengan Dukcapil
– NIP yang terpadu dengan BKN
– Validasi nomor rekening yang terpadu dengan perbankan.

Karena itu, Heru menghimbau ke semua Peserta Tapera, supaya lakukan pengkinian atau penyempurnaan data lewat Portal Kepesertaan.

“Ke pewaris yang masih belum terima pengembalian tabungan, bisa selekasnya mengontak saluran informasi sah BP Tapera, hingga pengembalian Tabungan Perumahan bisa dilaksanakan on time,” katanya.

Dikabarkan sebelumnya, Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK) sampaikan laporan berkaitan penemuan ada 124.960 pensiunan yang masih belum terima pengembalian dana Tabungan Perumahan Masyarakat (Tapera) dengan nilai keseluruhan capai Rp 567,5 miliar pada 2021 lalu.

Hal tersebut tersingkap dalam Pemeriksaan dengan tujuan tertentu itu dilaksanakan BPK terutama untuk mengecek pengendalian dana Tapera dan ongkos operasional tahun 2020 dan 2021.

Terakhir diketahui, sekitar 124.960 orang pensiunan itu adalah jumlah pensiunan yang usai saat kepesertaannya karena wafat atau pensiun sampai triwulan ke-3 tahun 2021 tetapi tetap terdaftar sebagai peserta aktif.

Rinciannya:
– 25.764 orang yang terdaftar dalam data BKN dan
– 99.196 orang yang terdaftar dalam data Taspen

Adapun dari jumlahnya peserta itu, keseluruhan saldo yang terdaftar capai Rp 567,5 miliar, dengan perincian, Rp 91 miliar pada data peserta dari BKN dan Rp 476,4 miliar pada data peserta dari Taspen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *