• April 15, 2024

“Now and Then”, Lagu Paling akhir Beatles yang Dituntaskan dengan Kepandaian Bikinan

“Now and Then”, Lagu Paling akhir Beatles yang Dituntaskan dengan Kepandaian Bikinan

Master Gacor – Kepandaian bikinan sanggup “hidupkan kembali” John Lennon dari meninggalnya, lebih dari 40 tahun lalu. Tidak cuma Lennon, gitaris The Beatles, George Harrison, yang wafat lebih dari 20 tahun kemarin, “dihidupkan “. Semuanya karena kepandaian bikinan.

Dengan kontribusi kepandaian bikinan, potongan lagu The Beatles—yang tidak kemungkinan dapat selesai—akhirnya sanggup diselesaikan menjadi kreasi baru. “Now and Then”, begitu judul kreasi baru paling akhir barisan musik legendaris ini.

Lagu itu adalah rekaman asli pertama dan salah satu The Beatles pada era ke-21. Lagu memiliki durasi 4 menit 8 detik itu disebut sebagai lagu paling akhir dari The Beatles. Penyeluncurannya pada Jumat (3/11/2023) di Los Angeles, Amerika Serikat, memantik rasa ingin tahu banyak faksi.

Bukan hanya berkenaan The Beatles, rasa ingin tahu itu tertuju bagaimana kepandaian bikinan sanggup menuntaskan musik dari barisan musik legendaris itu. Lagu “Now and Then” dimulai perhitungan undur, lantas diteruskan gitar akustik dan piano yang memadankan vocal ciri khas John Lennon pada lirik berikut:

I know it’s true

It’s all because of you

And if I make it through

It’s all because of you.

Lagu “Now and Then” asal dari kelompok potongan lagu yang sebelumnya tidak pernah di-launching. Beberapa potongan lagu itu direkam oleh Lennon sekitaran 1970-1980 dengan tujuan sebagai demonstrasi. Tetapi, saat sebelum musikus penggebrak jaman itu sebelumnya sempat meneruskan kreasinya, dia meninggal ditembak pada 8 Desember 1980. Oleh istrinya, Yoko Ono, kelompok demonstrasi itu diberikan ke anggota The Beatles yang lain.

Sekitaran tahun 1990, tiga anggota The Beatles yang hidup memakai sejumlah bahan dari demonstrasi itu untuk membikin lagu “Free As a Bird” dan “Real Love”. Ke-2 lagu itu dikeluarkan pada tengah tahun 1990-an.

Tetapi, “Now and Then” tidak pernah dapat usai. Ini karena rekaman yang dibuat Lennon untuk lagu ini demikian jelek. Rekaman yang dibikin perangkat boombox di tempat tinggalnya itu sarat dengan desisan tiada henti dan masalah suara tv di latar belakangnya.

Demikian jeleknya rekaman ini membuat tehnologi yang terdapat waktu itu tidak bisa menutup vocal Lennon dan suara pianonya. “Suara pianonya susah didengarkan,” Paul McCartney, satu dari 2 anggota The Beatles yang hidup. “Pada beberapa hari itu dahulu, sudah pasti, kami tidak punyai tehnologi untuk memisah dua suara itu. ”

Disini kepandaian bikinan berperanan.

Peranan kepandaian bikinan

Dengan tehnologi kepandaian bikinan, seorang pembikin film, Peter Jackson, sukses memisah vocal Lennon dari suara pianonya, dan hilangkan suara background dan desisan. Kepandaian bikinan itu dapat mengenal suara Lennon dengan demikian detil dan menyimpan sebagai data tertentu.

Awalnya, Jackson sudah memakai kepandaian bikinan sama untuk mengembalikan rekaman dalam pembikinan film dokumenter epik tahun 2021, yakni The Beatles: Get Back.

Selanjutnya, hasil dari kerja kepandaian bikinan itu, dua anggota The Beatles yang tetap sisa, yaitu Paul McCartney dan Ringo Starr, meneruskan kreasi itu.

Ke-2 musikus itu isi kekosongan dari lagu yang masih belum usai, lantas menambah sisi gitar yang dicatat dan dimainkan sendiri oleh Harrison pada 1995 saat sebelum dia wafat pada 2001.

Awalannya ada kekuatiran berkaitan pemakaian kepandaian bikinan untuk menuntaskan lagu The Beatles ini. Saat lagu ini pertama kalinya dipublikasikan pada Juni 2023, McCartney memvisualisasikan tehnologi kepandaian bikinan sebagai substansi yang cukup mengerikan, tapi menyenangkan.

“Kita perlu menyaksikan ke mana hal tersebut akan bawa kita,” ucapnya.

Starr menjelaskan, lagu itu adalah lagu paling akhir yang berisi kreasi asli dari 4 anggota The Beatles. Pada Jumat (3/11/2023), video musik sah “Now and Then” bisa mulai dilihat di atas aliran Youtube The Beatles.

“Ini track paling akhir yang dulu pernah ada, yang hendak merasakan empat anggota Beatles dalam track ini. John, Paul, George, dan Ringo,” katanya ke The Associated Press.

Lagu “Now and Then” yang maknanya “Dahulu dan Saat ini” seperti lagu sebagai lambang prima sebuah penggantian jaman. Sebuah lagu yang pembikinannya dimulai oleh The Beatles yang notabene ialah suara jamannya, selanjutnya dituntaskan oleh kepandaian bikinan yang disebut suara dan kegundahan dari jaman ini. (AP/AFP/REUTERS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *