• April 14, 2024
Menpora Senggol Club Liga 1 yang Tolak Lepas Pemain ke Tim nasional U-23 Indonesia Plashoeve.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, menyenggol tim-tim Liga 1 yang ramai menampik melepaskan pemainnya gabung ke Tim nasional U-23 Indonesia.

Menpora Senggol Club Liga 1 yang Tolak Lepas Pemain ke Tim nasional U-23 Indonesia

Menpora Senggol Club Liga 1 yang Tolak Lepas Pemain ke Tim nasional U-23 Indonesia

Plashoeve.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, menyenggol tim-tim Liga 1 yang ramai menampik melepaskan pemainnya gabung ke Tim nasional U-23 Indonesia.

Sudah diketahui, akhir-akhir ini banyak club Liga 1 yang berteriak berkaitan panggilan pemain Tim nasional U-23 Indonesia.

Tim nasional U-23 Indonesia bakal tampil di Piala Asia Belo4D U-23 2024.

Keadaan ini akan berpengaruh ke tim-tim Liga 1 yang akan melepaskan pemainnya ke Tim nasional U-23 Indonesia.

Club yang pemainnya memperoleh panggilan ke Tim nasional U-23 Indonesia sudah pasti akan merasa dirugikan.

Ini sebab ada peraturan yang mengharuskan club Liga 1 mainkan minimum satu pemain U-23 sepanjang 45 menit.

Tetapi, jika pemain U-23 memperoleh panggilan ke Tim nasional U-23 indonesia, sudah pasti club dapat kehilangan pemain unggulan.

Keadaan ini membuat klub-klub seperti Persija Jakarta, Borneo FC, sampai PSS Sleman sudah membuka suara merasa berkeberatan.

Mereka bahkan juga menampik untuk melepaskan pemainnya ke Tim nasional U-23 Indonesia karena ada ketentuan itu.

Masalah ketentuan ini, PT LIB (Liga Indonesia Baru) sebagai pengurus persaingan tengah berbicara dengan PSSI.

Mereka ajukan ke PSSI untuk hapus ketentuan itu karena banyak club yang merasa berkeberatan.

Masalah ketentuan ini, PT LIB (Liga Indonesia Baru) sebagai pengurus persaingan tengah berbicara dengan PSSI.

Mereka ajukan ke PSSI untuk hapus ketentuan itu karena banyak club yang merasa berkeberatan.

Tetapi, gelaran yang akan berjalan pada 15 April-3 Mei 2024 itu banyak membuat club Liga 1 pusing.

Beberapa club bahkan juga terus-terang menampik melepaskan pemain ke tim Garuda Muda.

Menyaksikan keadaan ini, Menpora juga membuka suara.

Dito menyenggol tim-tim supaya bisa mengutamakan kebutuhan Tim nasional U-23 Indonesia.

Ini karena Tim nasional U-23 Indonesia dapat mengharumkan Merah Putih.

Disamping itu, gelaran Piala Asia U-23 2024 menjadi satu diantara kwalifikasi ke arah Olimpiade 2024.

Masalahnya empat team yang maju ke set terakhir dengan automatis akan tampil di Olimpiade 2024 yang berjalan di Paris.

Karena itu, Menpora mengharap club dapat melepaskan pemain ke Tim nasional U-23 Indonesia.

“Kami mengharap tim-tim dapat lewat cara jiwa Merah Putih melepaskan pemain ke Tim nasional U-23 Indonesia,” tutur Dito Ariotedjo di Kemenpora, Senin (26/2/2024).

Selanjutnya, Dito menjelaskan jika sebetulnya faksinya memantau keadaan ini.

Menpora juga mengharap agenda liga dan jadwal FIFA dapat sesuai.

Dengan demikian, diharap club tidak akan keberatan melepaskan pemain ke Tim nasional Indonesia.

Piala Asia U-23 2024 memang tidak masuk ke jadwal FIFA.

Tetapi, ia mengharap club masih tetap dapat melepaskan pemainnya untuk kebutuhan Team Merah Putih.

“Ya, tentunya ini yang kami selalu monitor jika dari agenda liga dan agenda-agenda FIFA ini kami mengharap dapat sesuai,” kata Dito.

“Jika saya tentu saja ingin semua lancar saat negara panggil dan perjuangkan Merah Putih, lebih-lebih lagi bila jadwal sah FIFA,” katanya.

Dalam pada itu, Tim nasional U-23 Indonesia dalam gelaran Piala Asia U-23 2024 gabung dalam Group A.

Team bimbingan Shin Tae-yong akan hadapi team tuan-rumah Qatar, Yordania, dan Australia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *