• June 13, 2024
Hasil Autopsi Paul Walker, Kilas Kembali Kematian Bintang Fast and Furious Jakarta plashoeve.com Almarhum artis Paul Walker dipastikan wafat pada 30 November 2013. Dia alami kecelakaan tunggal sampai meninggal pada tempat.

Hasil Autopsi Paul Walker, Kilas Kembali Kematian Bintang Fast and Furious

Hasil Autopsi Paul Walker, Kilas Kembali Kematian Bintang Fast and Furious

Jakarta plashoeve.com Almarhum artis Paul Walker dipastikan wafat pada 30 November 2013. Dia alami kecelakaan tunggal sampai meninggal pada tempat.

Paul Walker adalah artis asal dari Amerika Serikat yang populer sesudah memperoleh peranan dalam film Varsity Blues (1999). Tetapi namanya makin berkilau sesudah menjadi bintang serial-serial film The Fast and the Furious (2001-2015). Kepergiannya itu membuat industri perfilman dunia juga bersedih.
Paul Walker Alami Kecelakaan Tunggal sampai Meninggal

Pada 2013 lalu, terjadi sebuah kejadian yang memukul hati beberapa sineas film. Artis Paul Walker alami kecelakaan tunggal yang mengambil nyawanya pada 30 November 2013. Waktu itu, dia tetap berumur 40 tahun.

Maka Paul Walker sedang berkendaraan dengan mobil MGO303 Porsche Carrera GT yang dengan kecepatan 160,9 KM /jam. Nahasnya, mobil yang ditumpangi oleh artis itu menubruk sebuah pohon dan kebakar.

Waktu itu, Paul Walker tidak sendiri. Dia bersama penasihat keuangannya, Roger Rhodas, yang usai wafat. Mobil itu melesat dengan kuat yang membuat berputar-putar 180 derajat dan kebakar pada tempat. Kecelakaan maut itu terjadi di Santa Clarita, Los Angeles.

Merilis dari beragam sumber, segi sopir dari mobil yang ditumpangi Paul Walker itu menubruk pohon dan tiang lampu. Sementara sisi penumpangnya cuma menubruk pohon saja. Diketahui jika peristiwa itu terjadi sesudah Paul Walker dan Roger Rhodas mendatangi acara amal Walker Reach Out Worldwide untuk korban Topan Haiyan.

Faksi kepolisian yang lakukan interograsi waktu itu temukan jika ke-2 penumpang memakai sabuk pengaman. Mobil yang ditumpangi juga tidak alami kerusakan mekanis. Walau bukan lantaran kerusakan mesin, polisi mengatakan jika Paul Walker dan Roger Rhodas tidak dalam dampak beberapa obat atau alkohol waktu berkendaraan.
Keadaan Paul Walker Sesudah Kecelakaan

Kecelakaan maut itu menjadi kejadian ironis yang sudah terdaftar dalam sejarah perfilman dunia. Paul Walker mengembuskan napas terakhir kalinya karena dampak trauma dan cedera bakar yang dirasakannya sesudah kecelakaan. Disamping itu, ada pula bagian-bagian tulang yang patah, seperti rahang, lengan, tulang rusuk, dan panggulnya.

Pada 14 Desember 2013, Paul Walker disemayamkan langkah dikremasi. Selanjutnya abu si artis juga disemayamkan di Forest Lawn Memorial Park, Los Angeles, Amerika Serikat.
Hasil Autopsi Paul Walker

Saat sebelum disemayamkan, mayat Paul Walker dan Roger Rhodas juga memperoleh perlakuan otopsi yang sudah dilakukan oleh dua dokter berlainan dengan terpisahkan. Merilis dari Mirror.co.uk, hasil otopsi itu mengutarakan jika Paul Walker semoat bernapas di tengah-tengah kebakaran yang terjadi karena kecelakaan maut tersebut. Hal tersebut dapat disaksikan dari penemuan jelaga di kerongkongan bintang Fast and the Furious tersebut.

Dalam catatan laporan autopsi juga disebut jika Paul Walker alami cedera bakar yang kronis. Hal iti yang membuat cuma bisa dideteksi lewat catatan gigi dan organ-organnya yang hangus hingga terlampau rusak untuk disembahkan.

Dalam pada itu, Roger Rhodas mengalamu perpecahan pada tengkorak kepalanya dan sisi atasnya lenyap. Akhirnya, sisi itu membuat otaknya terbuka.
Perjalanan Profesi Paul Walker

Artis MGO303 Paul Walker mengawali kiprah aktingnya dalam seri tv Highway to Heaven sebagai Eric Travers pada 1985. Selanjutnya dia bermain pada sebuah film bertema Monster in the Closet pada 1986 lalu.

Kemudian, Paul Walker sebelumnya sempat bermain dalam beragam project film sampai seri. Tetapi namanya mulai dikenali sesudah menjadi bintang film Varsity Blues sebagai Lance Harbor pada 1999 lalu.

Walau demikian, Paul Walker memperoleh watak yang menempel pada dianya sampai meninggal. Watak itu ialah Brian O’Conner dalam seri film The Fast and the Furious.

Harus dipahami jika saat sebelum wafat, Paul Walker sedang jalani proses produksi film Fast dan Furious 7. Akhirnya, film itu jadi obat kangen ke si artis sesudah 2 tahun wafat.

Selainnya dari film itu, Paul Walker sering menjadi bintang sejumlah film sesudahnya. Dimulai dari Eight Below (2006), She’s All That (1999), sampai Takers (2010).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *