• April 13, 2024

Demokrat Tolak Yenny Top Calon wakil presiden Anies: Ia Sisi Pemerintahan

Jakarta, Komunitas Server Gacor — Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Demokrat Jansen Sitindaon terus-terang memandang putri ke-2 bekas Presiden Abdurrahman Top alias Gus Dur, Yenny Top, tidak pas menemani Bacapres Konsolidasi Peralihan untuk Persatuan Anies Baswedan di Pemilihan presiden 2024.
Jansen memandang KPP mempunyai jadwal khusus untuk peralihan, dengan begitu figur calon presiden dan calon wakil presiden KPP harus mempresentasikan arah konsolidasi itu. Sementara Yenny menurut dia belum bagus sebagai figur peralihan.

“Mbak Yenny untuk saya baik, bahkan juga komplet dengan semua atribusi yang menempel pada diri beliau. Tetapi untuk posisi calon wakil presiden di KPP, untuk saya beliau tidak cocok, tidak pas. Kemungkinan cocoknya di konsolidasi lainnya,” kata Jansen dalam info tercatat, Kamis (10/8).
Jansen akui cemas jika figur pengiring Anies bukanlah orang mempresentasikan peralihan, warga akan kebingungan. Sementara menurut dia sekarang ini support warga pada KPP karena inginkan peralihan pada pemerintahan sekarang ini semakin.

“Apa lagi ia figur status quo atau sisi dari pemerintahan ini. Baik ia sisi pokok atau tepian pemerintahan ini,” paparnya.
Jansen seterusnya mewanti-wanti untuk beberapa figur yang tidak inginkan peralihan, untuk jangan sekalipun mendekat jadi pengiring Anies. Dia juga menyilahkan mereka untuk cari peluang di konsolidasi Pemilihan presiden lainnya.

“Untuk kebaikan bersama-sama. Biarkanlah beberapa teman yang sepanjang ada dan turut di pemerintahan ini, memberikan dukungan teruskan. Kami yang di luar mengangkat peralihan. Agar kelak masyarakat yang tentukan di pemilu siapakah yang menang dan mendapatkan support paling banyak,” tutur Jansen.

Yenny Top belakangan ini mengatakan jika dianya disuruh menjadi calon wakil presiden di Pemilihan presiden 2024. Jadi orang yang telah lama aktif di dunia politik, Yenny berkata jika dianya harus siap bila disuruh untuk menempati kedudukan public.

Menurut Yenny, seorang politik harusnya punyai kemauan untuk menempati kedudukan public supaya bisa membuat peraturan untuk mengubah positif dalam masyarakat.

Yenny akui mempunyai hubungan khusus dengan Yenny. Karena setelah putri Gus Dur itu menuntaskan studinya di luar negeri, Anies yang saat itu memegang sebagai rektor tawarkan Yenny untuk mengajarkan di Kampus Paramadina.

Di lain sisi, anggota Team 8 KPP Sudirman Said menjelaskan nama Yenny Top tidak pernah disarankan tiga partai konsolidasi sebagai cawapres untuk Anies Baswedan. Menurut dia, dari banyak nama yang sudah ditangkap NasDem, Demokrat, dan PKS, nama Yenny Top tidak pernah masuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *