• June 12, 2024

Cerita Unik di Kembali Enaknya Pindang Gunung Makanan Ciri khas Pangandaran

Pangandaran, mypangandaran.com – Selainnya mempunyai pantai yang eksotik, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyajikan beragam jenis makanan ciri khas yang legendaris satu diantaranya ialah pindang gunung. Pakai resep turun-temurun, pindang gunung kuah kuning menjadi kulineran yang wajib dicicip waktu ke Pangandaran.

Sup ikan dengan bumbu rempah ini membuat cita-rasa yang renyah, agak pedas dan fresh saat dikonsumsi. Pindang gunung sangat pas untuk isi tenaga selesai capek main di rekreasi pantai, atau curug yang berada di sana.

Cerita Unik Pindang Gunung

Dikutip dari merdeka.com, mencuplik saluran YouTube Balai Konservasi Kebudayaan Daerah IX, pindang gunung mempunyai harfiah yang beda. Pindang bukan tipe ikan, tetapi proses mengolah dengan disayur. Dan gunung adalah wilayah asal makanan ini dibikin.

Di sini tempat keunikannya, karena makanan dengan bahan ikan ini malah menjadi makanan ciri khas masyarakat pegunungan Pangandaran, tidak dari pesisir. Ini ikut dibetulkan oleh Kepala Seksi Seni Budaya, Disparbud Pangandaran, Iing Rohidin.

“Jika di wilayah lain, pindang itu kaya ikan, tetapi jika di sini pindang itu seperti sayur (masakan) . Maka pindang gunung ini ialah sayur ciri khas yang bumbunya dari wilayah gunung” katanya.

Kulineran Ciri khas Masyarakat Pegunungan Pangandaran

Iing menambah bila di periode lalu pindang gunung menjadi kulineran ciri khas masyarakat pegunungan. Ini dapat disaksikan dari bumbu yang tidak dapat ditanamkan di wilayah pantai, seperti daun kedondong dan buah kecombrang.

Tetapi waktu itu warga gunung pangandaran masih tetap cari bahan baku ikannya dari wilayah pesisir, cuma bumbu yang dari daratan tinggi.

“Yang unik dari pindang gunung ialah rempahnya yang dari gunung, seperti daun kedondong dan buah honje atau kecombrang” kata Iing.

Sekarang ini, hidangan pindang gunung telah gampang diketemukan hampir di tiap tempat keramaian di kabupaten pariwisata tersebut.

Rasa Pindang Gunung

Tidak disangsikan kembali jika pindang gunung selalu menjadi buruan beberapa pelancong asal luar kota. Gabungan rempah daratan tinggi seperti bawang merah, putih, cabe domba, daun bawang, daun kedondong, kunyit sampai buah kecombrang tawarkan kesan fresh yang tagih.

Belum juga gabungan lemak ikan dari rebusan kaldunya yang semakin membuat sedap, dan pas dikonsumsi khususnya saat cuaca dingin.

D ikutip dari Liputan6, keseluruhannya rasa kompleks dari pindang gunung ialah asam renyah, yang bersatu secara manis dan pedas. Karena rempahnya kuat, rasa amis ikan malah tidak berasa, dan ganti dengan enaknya struktur daging ikan yang halus.

Untuk satu jatah menu pindang gunung umumnya dibandrol harga lebih kurang Rp30.000, dan belum termasuk nasi. Harga ini termasuk murah, karena satu jatah sup pindang gunung akan diisi potongan ikan yang lumayan besar.

Bagaimana nih, apa Anda ingin tahu dan tertarik sama pindang gunung makanan ciri khas dari Pangandaran ini? Yok, lansung cus ke Pangandaran sahabat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *