• June 13, 2024
Apa Itu Rafah dan Kenapa Jadi Target Baru Serangan Israel di Gaza?

Apa Itu Rafah dan Kenapa Jadi Target Baru Serangan Israel di Gaza?

Apa Itu Rafah dan Kenapa Jadi Target Baru Serangan Israel di Gaza?

Jakarta, Plashoeve.com — Israel dikritik lagi oleh dunia karena merencanakan memperlancar agresi darat ke Kota Rafah, Lajur Gaza, Palestina.

Bukannya hentikan invasi beringasnya yang sudah tewaskan lebih dari 28.340 masyarakat Palestina di Gaza, Pertama Menteri Benjamin Netanyahu justru umumkan pasukannya akan memperlancar agresi darat baru yang sekarang menarget Kota Rafah.

Netanyahu bahkan juga sudah memerintah militer Israel menyelamatkan masyarakat Palestina di Rafah dan janjikan “lajur aman” untuk warga sipil menjelang operasi militernya.

Cara Netanyahu ini dikritik dan dilawan komune internasional seperti Federasi Bangsa-Bangsa (PBB), negara Arab seperti Arab Saudi dan Mesir, sampai Amerika Serikat dan negara Barat yang lain adalah sekutu dekat Israel.

Beberapa negara itu menyorot teror pembantaian masyarakat sipil yang bersambung di Lajur Gaza.

Karena, Kota Rafah sekarang jadi salah satu tempat yang memuat juta-an masyarakat yang tersingkir dari utara sampai tengah daerah itu dampak invasi beringas Israel semenjak 7 Oktober kemarin.

Israel sekarang ini disampaikan telah memperlancar gempuran udara ke Rafah dan sudah tewaskan lebih dari 100 orang dalam satu hari.

Apa itu Kota Rafah dan kenapa menjadi target terkini Israel?

Netanyahu berkukuh jika gempuran di Kota Rafah ini menjadi kunci untuk merusak pasukan Hamas. Menurut dia, kemenangan Israel atas Hamas telah di muka mata.

D ikutip Al Jazeera, Tel Aviv mengeklaim ada empat brigade khusus Hamas yang bercokol di Rafah. Tetapi, banyak faksi yakini hal tersebut cuma alasan Israel supaya bisa menggempur Rafah dan pada akhirannya menyingkirkan masyarakat Palestina dari daerah tersebut.

RUDAL: Apa Itu Two State Solutions di Perselisihan Israel-Palestina?

Kota Rafah bersebelahan secara langsung dengan Mesir dan sudah jadi salah satu akses pendistribusian sumbangan kemanusiaan ke arah Gaza semenjak invasi Israel berjalan.

Tepian Rafah dipakai untuk menyelamatkan masyarakat sipil keluar Gaza.

D ikutip CNN, tepian Rafah adalah salah satu titik penyeberangan dari Gaza ke arah Mesir.

Sama sesuai namanya, kota ini ada di kegubernuran Rafah, daerah paling selatan Lajur Gaza.

Mesir mengatur ketat arus masuk keluar dari tepian Rafah yang sering tergantung pada keadaan keamanan dan politik.

Bila tidak ada perselisihan, tepian Rafah dibuka dengan terbatas. Cuma masyarakat Gaza yang mempunyai ijin dan masyarakat negara asing yang bisa memakainya untuk lakukan perjalanan di antara Gaza dan MGO55 Mesir.

Rerata, 27.000 orang melewati tepian tiap bulan di tahun ini saat akses itu dibuka sepanjang 138 hari dan ditutup sepanjang 74 hari.

Walau Israel tidak mempunyai kendalian atas penyeberangan itu, sering Mesir menutupnya saat ada pengetatan limitasi oleh Israel di Gaza. Masyarakat Gaza yang ingin melewati tepian bahkan juga sering harus menanti 30 hari sampai sekitaran 3 bulan.

Tepian Rafah sebelumnya sempat ditutup di awal perselisihan terkini di antara Hamas dengan Israel di Gaza walau ada penekanan internasional untuk membukannya.

Sekarang, dengan interferensi internasional dan perantaraan Qatar, pintu khusus Gaza-Mesir itu sudah dibuka. Tetapi, tepian tidak dibuka dengan bebas.

Cuma masyarakat negara double dan mempunyai paspor asing yang ada di Gaza yang dapat melalui tepian. Disamping itu, beberapa orang yang cedera dan memerlukan kontribusi perawatan di luar Gaza bisa juga melalui tepian tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *